|
|
|
|
|
|
Lempari Petugas, 5 Mobil Dirusak dan Dimolotov
 KAMPAR(DP)-SUASANA mencekam menyelimuti Desa kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar dalam tiga hari terakhir. Ratusan warga tiba-tiba mengamuk pasca dibabatnya 13 hektar kebun karet oleh tim. Belakangan, mereka menyandera sekitar lima puluh orang anggota tim terpadu yang terdiri dari 50 petugas yang terdiri dari BKSDA Riau, Dinas Kehutanan Kampar, unsur TNI dan Polri. Mereka dibebaskan setelah dilakukan pertemuan maraton dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan.
Peristiwa itu bermula, Selasa (18/12) sekitar pukul 08.00 WIB tindakan represif atau penumbangan dan penebangan pohon karet dan pohon sawit milik Naim di Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri dalam rangka pelaksanaan operasi kehutanan gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Polres Kampar dan Polsek Kampar Kiri di lahan SM Bukit Rimbang bukit Baling Kampar Kiri, yang ditanam di atas kawasan hutan konservasi.
|
|
|
 KAMPAR(DP)-Sungguh tragis yang dialami suami istri yaitu Bakar (52) dan istrinya Huriaty (51) warga Dusun Kabun, Desa Air Tiris, Kecamatan Kampar, mereka saat ingin mendahului mobil fuso, malah masuk lubang. Akibatnya istrinya digilas fuso bagian kepala sedangkan suaminya jatuh ke aspal.
Naasnya, sang istri tewas ditempat sedangkan suaminya tewas setelah sampai ?i RSUD Bangkinang, Sabtu (15/12) sekitar pukul 18.00 WIB.
|
|
|
Oknum Polisi Diduga Miliki Mesin Pencetak
 RIAU(DP)DUA peristiwa seputar obat terlarang jenis inex berlangsung nyaris bersamaan didua kota di Provinsi Riau. Dari Bagansiapi-api dilaporkan, Kepolisian Polsek Bangko membekuk dua tersangka pembuat inex palsu, Ra dan Do, di kediaman tersangka Ra, Jalan Kopi Baik-Baik, Kelurahan Bagan Hulu, Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (8/12) sore.
Sementara peristiwa lainnya, dunia kepolisian kembali tercoreng, seorang oknum polisi yang bertugas di Mapolda Riau berinisial RD ditangkap saat upacara di Mapolda Riau. Penyidik menduga bahwa RD terlibat jaringan peredaran narkotika jenis ineks. Dari tersangka diamankan satu unit mesin cetak pil ineks atau ekstasi.
|
|
|
Korban Marah Gara-gara Tidur Terganggu, Tersangka tak Terima Anak Dikejar Pakai Pisau
 PELALAWAN(DP)-SEORANG buruh pemanen sawit Tamanasa Juluhu (35) warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan tewas bersimbah darah setelah ditombak teman sekerjanya, Agus (32), Senin (3/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi yang dirangkum RPG menyebutkan bahwa dugaan terjadi pembunuhan itu hanya masalah sepele. Ketika korban dan tersangka sama-sama tinggal satu rumah. Namun saat korban lagi tidur siang, anak tersangka kejar-kejaran dalam rumah hingga menganggu ketenangannya.
|
|
|
Dilakukan di Belakang Mimbar Masjid
 PANGKALAN KERINCI(DP)-PROFESI guru kembali tercemar. Kali ini, seorang oknum guru ngaji berinisial Jn (35) warga Jalan Akasia, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan, Kamis (29/11) malam. Ia dilaporkan karena diduga telah mencabuli murid Sekolah Dasar (SD) Bunga (11) -bukan nama sebenarnya.
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK ketika dikonfirmasi RPG melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, akhir pekan, membenarkan telah mengamankan seorang guru ngaji dalam kasus dugaan pencabulan, pasca mendapat laporan dari korban.
|
|
|
 RENGAT (DP)—Sepertinya belum jera perampok yang beraksi dalam wilayah Kabupaten Inhu. Walaupun sebelumnya, Ahad (18/11) lalu di Desa Gumanti Kecamatan Peranap, 6 orang perampok tewas dalam baku tembak dengan Polisi.
Buktinya, Senin (26/11) aksi perampokan kembali terulang di Jalan Lintas Samudera (Jalinsum) tepatnya di Bukit Dewa Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, Inhu.
|
|
|
 BATAM (DP) — Bom rakitan yang dilempar ke kantor Harian Haluan Kepri, Batam hanya merusak mobil. Atap kendaraan operasional itu penyok dan catnya mengelupas.
Saksi yang juga karyawan Harian Haluan Kepri, Isman menyatakan, ledakan keras yang terjadi sekitar pukul 00.20 WIB, Selasa (24/7) dinihari itu, membuat para karyawan yang tengah mencetak koran kaget. Sebagian tunggang langgang, sisanya mencari sumber suara.
Di belakang kantor, Isman mendapati pipa warna silver berbau mesiu di atap mobil operasional yang penyok. Cat atap mobil itu terkelupas. “Atapnya sedikit terbuka (rusak) karena ledakan itu,” kata Isman di lokasi kejadian.
|
|
|
Banner Anda 415 x 60 pixels |
|
|
|
|
DALAM beberapa bulan terakhir ini, publik dikagetk...
|
|
‘MAAG saya kambuh’ kata pasien saya mengeluh sambi...
|
|
DI beberapa stasiun televisi swasta di Tanah Air b...
|
|
|
Harianja Harapkan Dumai Pos Semakin Jaya
Dumai Pos A Juara, Dumai Pos B Uritan ke III
|
|
|